Penyebab dan Cara Mengaktifkan Rekening - ATM Mandiri Syariah Pasif dan Tidak Aktif


Penyebab dan Cara Mengaktifkan Rekening - ATM Mandiri Syariah Pasif dan Tidak Aktif | Bank Mandiri Syariah (BSM) merupakan salah satu Bank Syariah yang paling banyak  aset nya dibandingkan dengan Bank Syariah lainnya, sehingga menjadi pilihan masyarakat Indonesia sebagai tempat menabung secara aman serta terpercaya.

Dalam memudahkan Nasabah bertransaksi, Mandiri Syariah telah menyediakan fasilitas layanan E Channel seperti, Kartu ATM, SMS Banking Internet Banking dan Mobile Banking, sehingga nasabah dapat melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja tanpa perlu mengunjungi Kantor Bank Mandiri Syariah.

Pada pembahasan kali ini bukan untuk membahas tentang fasilitas layanan melainkan tentang penyebab Rekening/ATM pasif dan tidak aktif tanpa saldo serta cara  mengatasi Rekening/ATM Mandiri Syariah pasif dan tidak aktif tanpa saldo.

ATM Mandiri Syariah Pasif

Status Rekening/ATM pasif dan tidak aktif adalah sesuatu yang berbeda, oleh karena itu artikel ini akan membahas satu persatu tentang Rekening/ATM mandiri Syariah pasif dan tidak aktif.

1. Penyebab Dan Cara Mengaktifkan Rekening/ATM Mandiri Syariah Pasif

Rekening/ATM Mandiri Syariah Pasif  di sebabkan karena nasabah tidak melakukan transaksi atau tidak ada penyetetoran/penarikan/pemindahbukuan/Pendebetan oleh nasabah selama 6 bulan berturut-turut.

Biasanya Rekening/ATM pasif masih tersedia saldo di dalamnya, hanya saja karena tidak pernah melakukan transaksi selama 6 bulan berturut-turut maka akan menjadi Rekening/ATM pasif.

Untuk mengaktifkan Rekening/ATM Mandiri Syariah Pasif, Sobat Ilmu melakukan penyetoran/transfer terlebih dahulu lalu melakukan transaksi finansial seperti transfer, pembayaran dan pembelian menggunakan kartu ATM, SMS Banking, Internet Banking dan Mandiri Syariah Mobile atau melalui Kantor Bank Mandiri Syariah terdekat.

Jika belum berhasil dengan cara di atas, maka Sobat Ilmu harus mengaktifkan di Kantor Cabang Bank Mandiri Syariah terdekat dengan membawa KTP, kartu ATM, Buku Rekening dan sejumlah uang tunai.

Untuk kartu ATM dan Buku Rekening atau salah satu nya hilang, Sobat ilmu harus melampirkan Surat Keterangan Hilang dari Kepolisian.

2. Penyebab Dan Cara Mengaktifkan Rekening/ATM Mandiri Syariah Tidak Aktif

Penyebab Rekening/ATM Mandiri Syariah tidak aktif sama dengan penyebab Rekening/ATM Mandiri Syariah Pasif yaitu sama-sama disebabkan tidak adanya transaksi penyetetoran/penarikan/pemindahbukuan/Pendebetan oleh nasabah selama 6 bulan berturut-turut atau lebih.

Perbedaan keduanya terletak pada ketersediaan saldo, Rekening pasif masih tersedia saldo di atas saldo minimum sedangkan Rekening tidak aktif saldo yang tersedia di bawah saldo minimum bahkan saldo nol rupiah.

Dikarenakan saldo Nol serta tidak adanya aktivitas transaksi selama 6 bulan berturut-turut atau lebih, maka Rekening/ATM akan Mandiri Syariah menjadi tidak aktif. Sehingga Sobat ilmu tidak dapat menggunakannya sama sekali.

Agar dapat digunakan kembali, maka Rekening/ATM mandiri syariah harus di aktifkan kembali di kantor cabang Bank Mandiri Syariah terdekat dengan langkah-langkah sebagai berikut:
  • Mendatangi kantor Bank Mandiri Syariah terdekat dengan membawa persyaratan seperti buku tabungan, kartu ATM, KTP asli, serta uang tunai.
  • Silahkan mengambil Nomor Antrian Customer Service.
  • Tunggu Nomor Antrian anda di panggil oleh Customer Service.
  • Selanjutnya anda sampaikan saja kepada Costumer Service, maksud kedatangan anda yaitu ingin memeriksa dan mengetahui apakah rekening atau Rekening/ATM mandiri syariah masih atau tidak.
  • Selanjutnya Costumer Service akan memberikan penjelasannya kepada anda secara lengkap.
  • Jika status Rekening/ATM anda sudah tidak aktif, maka Costumer Service akan mengaktifkan kembali Rekening anda serta akan menerbitkan kartu ATM baru.
Demikianlah ulasan mengenai Penyebab dan Cara Mengaktifkan Rekening - ATM Mandiri Syariah Pasif dan Tidak Aktif tanpa saldo, untuk informasi  lebih lanjut, Sobat ilmu bisa langsung menghubungi
Call Center bank mandiri syariah di Nomor call (14040)  jika artikel ini bermanfaat untuk anda dan orang lain, silahkan bagikan artikel ini dengan cara klik icon FacebookTwitterPatch dan WhatsApp.

Baca Juga:


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel