5 Alasan Memilih Bekerja Di Bank Syariah


5 Alasan Memilih Bekerja Di Bank Syariah  | Bismillahi Tawakkaltu Ala Allah, Pagi yang teduh, dedaunan dan embun menggoda ku dengan tampak kilauanya, semakin ku memperhatikan, semakin pula menunjukkan kesegarannya, seakan ingin membisikkanku sepotong kalimat sanjungan 'Rif Semangat mu Luar Biasa Hari Ini'.

Ia, hari ini aku berangkat ke kantor lebih cepat dari biasanya, entah apa yang membuat ku begitu bersemangat, laju motor ku begitu kencang dari biasanya, sehingga aku dapat melewati Daeng Sila yang biasa menjajakan sayur mayurnya ke kota.

Assalamu'alaikum warahmatullah, saut Daeng sila kepadaku ku, kelihatannya semangat sekali hari ini anak muda?, Waalaikumsalam Daeng, dedaunan dan embunpun merayu dengan kata itu, canda ku.
Bank Syariah
Candaan ku dengan Daeng Sila sejenak berlalu,  Daeng Sila ke arah Barat sementara aku ke arah selatan. Setelah sampai di kantor, aku di sambut hangat oleh Pak Razak, securty terbaik dan paling Tua di kantor ku.

Kok masih sepi Pak, Tanya ku, Pak Arif aja kecepatan datang, jawab Pak Razak, oh begitu ya sautku ke Pak Razak.

Ya udah lah, gumamku, sambil menunggu waktu briefing pagi, aku memanfaatkan waktu untuk menulis artikel dengan judul, Cara Melamar Kerja Di Bank BRI Syariah Melaui Program Ikatan Dinas.

Lonceng telah berbunyi, pertanda bahwa Briefing pagi segera di mulai, kali ini aku berdiri di sampingnya Pak Bams, Pimpinan yang murah senyum dan rendah hati.

Briefing pagi di mulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, Pembacaan kumpulan hadits Bukhari Muslim yang di lanjutkan dengan lantunan sholawat Nabi Muhammad Saw, Pembacaan Do'a dengan memohon perlindungan kepada Allah agar rencana kerja hari ini dapat di selesaikan dengan baik serta nasabah dapat menjalankan usaha dengan baik dan terhindar dari kerugian.

Setelah semua protokol briefing pagi telah usai, biasanya ada pembacaan nota dinas maupun surat edaran, kali ini berbeda, Pak Bams langsung ambil alih, untuk meminta kepada semua karyawan yang hadir di briefing pagi tersebut agar dapat mengungkapkan alasan kenapa memilih Bekerja Di Bank Syariah.

Dari beberapa alasan yang di ungkapkan pada briefing pagi tersebut, saya mencoba merangkumnya seperti di bawah ini:

1. Peluang Karir

Bank Syariah merupakan bank yang sedang berkembang, tentu akan terus membuka kantor cabang baru di seluruh pelosok Indonesia, ini merupakan alasan yang membuat rekan kerja ku memilih bekerja di Bank Syariah.

2. Kesejahteraan Terjamin

Perbankan syariah sangat konsen dalam memperhatikan kesejahteraan pegawainya, mulai menerapkan gaji di atas upah minimum, tunjangan hari raya, apresiasi bagi pegawai berprestasi, asuransi ketenagakerjaan, asuransi kesehatan pegawai dan keluarga serta pemberian bonus jika laba perusahaan tumbuh.

3. Ladang Pahala

Bekerja pada Bank Syariah merupakan bagian dari dakwah untuk mensyiarkan ekonomi yang berlandaskan dengan konsep Islam, konsep yang transparan dan saling menguntungkan, oleh karena itu selain memperoleh gaji setiap bulannya,  memperoleh juga pahala atas pekerjaan yang telah di selesaikan.

4. Berkah

Pegawai Bank Syariah kebanyakan adalah orang-orang yang memilih untuk berhijrah dari industri keuangan non syariah ke industri keuangan syariah, gaji tentu lebih tinggi yang di peroleh dari perusahaan industri non keuangan syariah, namun habis begitu saja tanpa ada yang bisa di tabung untuk keperluan mendadak.

5. Suasana Islami

Bagi rekan kerja ku yang baru bergabung di Bank Syariah tentu merasakan suasana yang berbeda, suasana Islami yang memperkokoh kerjasama Tim, sehingga tercapainya target kerja yang telah di rencanakan.

Budaya shalat tepat waktu dan berjemaah merupakan sebagai pembeda yang mendasar dengan suasana tempat kerja mereka sebelumnya, yang kesehariannya di sibukkan dengan suasana dunia yang semakin dikejar semakin tidak ada titik kepuasannya.

Kalimat ini tersusun atas dasar pengalaman saya sendiri dan rangkuman alasan yang di ungkapkan oleh rekan kerja selama bekerja pada Bank BRI Syariah.

Baca Juga > Cara Daftar Kerja Di BRI Syariah Untuk 6 Jabatan Bergengsi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel